Rahmani: MGD Pulau Laut Utara (jumlahnya) Turun
tumbakpost - Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pulau Laut Utara, Rahmani Hafizi, mengatakan bahwa beberapa sekolah telah ditetapkan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Kalau kami dari MAN sampai SDN sungai taib tetapi berbagi juga sama MBG sebelah dulu baru berbagi SDN 1 semayap, SDN 2 semayap sama SD Muhammadiyah," katanya.
Kapasitas SPPG sebelumnya 3500, kini turun menjadi 2000. "SPPG itu kan maksimalnya 2000 nah kami dulu itu kan pertama itu peraturan masih masih 3500 terus akhirnya sampai sekarang turun," katanya, Jumat (6/3/2026).
Bahan makanan diambil dari lokasi setempat, seperti Gunung Ulin, belakang GOR, pasar, Gedambaan, dan Gunung Sari.
"Kami dari suplier setempat lokal ada yang dari Gunung Ulin ada yang dari belakang GOR ada yang dari Pasar ada yang dari gedambaan sama Gunung Sari," ungkapnya.
Jam pengantaran disesuaikan dengan jam masuk sekolah. "Kalau sekolah itu mengikuti jam masuk misal TK atau itu kan pulangnya lebih cepat daripada yang lain, biasanya diantarkan di jam 8 jam 9, SD setelah itu, biasanya kan startnya jam 8 kan, ke PAUD dulu PAUD TK, terus mungkin jam setengah 9 sampai jam 9 itu SD terus jalan lagi, jam 9 lebih sedikit SMP, terus nanti terakhir di SMA," katanya.
SPPG Pulau Laut Utara telah berjalan hampir setahun, sejak 18 Maret.
"Selama ini hampir setahun hampir setahun dari 18 Maret sudah Maret," katanya. Potensi yang paling sulit disimpan adalah ayam. "Kalau makanan itu yang pasti cara simpannya pertama dari suplay itu dari ayam potensi yang paling susah atau yang paling berisiko itu ayam," pungkasnya. (Faizal)
