DPRD

Ketua DPRD Kotabaru: Segera Bentuk Tim Terpadu dan Patroli Rutin Adanya Nelayan Cantrang di Pulau 9

tumbakpost - DPRD Kabupaten Kotabaru menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait maraknya kapal penangkap ikan modern dari Pulau Jawa atau nelayan cantrang di perairan Kotabaru. 

Rapat berlangsung di Gedung DPRD Kotabaru, Senin (06/07/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kotabaru, Hj Suwanti. Ia menegaskan persoalan ini harus segera ditangani dengan langkah konkret bersama seluruh pihak.

“Terkait persoalan yang disampaikan oleh para nelayan. Yang pertama, itu akan segera, mudah-mudahan segera dibuat tim ya untuk penyelesaian masalah ini. Tim terpadu yang terdiri dari semua pihak yang ada di sini,” kata Hj Suwanti.

Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi aturan kepada masyarakat nelayan. 

“Kemudian kita bagaimana nanti untuk menyelesaikan persoalan. Kemudian yang kita harapkan juga ada sosialisasi secara jelas terkait Permen. Permen Nomor 36 Tahun 2023 nanti oleh Dinas Perikanan,” tambahnya.

5 Rekomendasi DPRD Kotabaru

Dalam RDP tersebut, DPRD Kotabaru menyepakati 5 poin rekomendasi untuk menindaklanjuti keluhan nelayan lokal:

1. Patroli Rutin Gabungan 

Operasi besar atau patroli rutin bersama antara Polairud, Angkatan Laut, dan unsur DPRD. 

“Dari kami nanti akan ikut dalam melaksanakan patroli rutin bersama,” ujarnya.

2. Respon Cepat ke Lokasi

Nelayan diminta langsung mengajak Polairud dan Angkatan Laut ke lokasi jika mendapati kapal cantrang sedang beroperasi.

3. Koordinasi Lintas Daerah

“Koordinasi TNI Angkatan Laut Kabupaten Kotabaru, ke TNI Angkatan Laut Rembang untuk memantau dan tidak mengizinkan kapal cantrang yang dari Pulau Jawa itu masuk ke perairan Kabupaten Kotabaru,” tegas Hj Suwanti.

4. Penindakan Hukum Tegas

Semua pihak diminta melakukan pengawasan, dan aparat penegak hukum diharapkan menindak pelanggaran yang dilakukan nelayan kapal cantrang.

5. Pembangunan Posko

“Dibangun Posko Polairud dan Angkatan Laut di Kecamatan Pulau Sembilan,” pintanya agar pelaporan dari nelayan lebih cepat.

Tolak Tindakan Anarkis

Di akhir RDP, Hj Suwanti mengajak semua pihak menjaga komitmen bersama dan menolak penyelesaian dengan cara anarkis.

“Harapannya semua pihak yang ada di sini bisa melaksanakan komitmen yang sudah kita buat hari ini. Dan mudah-mudahan persoalan-persoalan kapal cantrang yang masuk ke Kotabaru itu tidak ada lagi dan tidak ada kegiatan anarkis atau perlakuan anarkis kemudian di sana ketika ada kapal-kapal masuk,” pungkasnya. (Ril/Faizal) 

Subscribe to receive free email updates: