Bupati Kotabaru Buka MTQ ke-56 Pulau Laut Selatan

(Foto: istimewa)
tumbakpost - Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-56 tingkat Kabupaten Kotabaru di Lapangan Madarammang, Tanjung Seloka, Kecamatan Pulaulaut Selatan, Rabu (01/04/2026) malam.
Temanya, “Kotabaru Hebat, Generasi Qurani Kuat.”
Acara dihadiri Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, Ketua DPRD Kotabaru, Hj. Suwanti beserta anggota, Sekretaris Daerah (Sekda) Kotabaru, H. Eka Saprudin, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kotabaru, H. Ahmad Kamal, jajaran LPTQ, dewan hakim, serta tamu undangan lainnya.
MTQ diikuti 22 kafilah dari seluruh kecamatan.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran yang dibacakan Rahmadi, qori terbaik Tilawah Dewasa MTQ Nasional tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2025, dilanjutkan sari tilawah oleh Fathma Fauziah.
Bupati Kotabaru dalam sambutannya mengapresiasi seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia mengatakan MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi momentum untuk membumikan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi qurani yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia, serta dapat mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Bupati berpesan kepada dewan hakim agar menjalankan tugas secara profesional serta menjunjung tinggi keadilan dan sportivitas dalam penilaian.
Pembukaan MTQ ditandai dengan penekanan tombol sirine yang disertai kembang api dan efek visual, dilanjutkan dengan pengibaran bendera LPTQ yang diiringi hymne dan mars MTQ.
Ketua LPTQ Kabupaten Kotabaru, H. Eka Saprudin dalam sambutannya mengatakan MTQ merupakan sarana strategis untuk membina generasi muda agar semakin mencintai Alquran serta memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
Ketua Panitia Burhanuddin mengatakan MTQ diikuti 498 peserta yang terdiri dari 241 putra dan 257 putri dari 22 kafilah, yang akan berlomba dalam 7 cabang lomba dan 17 golongan.
Pelaksanaan lomba tersebar di sembilan lokasi dengan dukungan 209 panitia dan 90 dewan hakim.
Meski menghadapi kendala seperti keterbatasan sarana, faktor cuaca, serta bertepatan dengan Ramadan dan Idulfitri, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar berkat kerja sama berbagai pihak dan antusiasme masyarakat.
Rangkaian pembukaan ditutup dengan penampilan tari kolosal dari siswa-siswi Kecamatan Pulau Laut Selatan yang memadukan seni budaya daerah dengan nilai-nilai Islami. (Ril)