DLH Kotabaru Gelar Asistensi Bapilah di Desa Semayap
tumbakpost - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru menggelar kegiatan pemetaan atau asistensi Bank Sampah Induk Kelurahan atau BAPILAH di Kantor Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara, Rabu (8/7/2026).
Kepala DLH Kotabaru, Hj. Melinda Ratna Agustina, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah awal membangun sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
"Pada hari ini baru kita laksanakan adalah pemetaan atau asistensi Bapilah di Desa Semayap. Tadi sudah alhamdulillah informasi secara umum sudah disampaikan kenapa masyarakat harus memilah sampah dari rumah dan juga bertanggung jawab dengan sampahnya sendiri sudah disampaikan kepada seluruh Ketua RT," imbaunya.
Ia berharap para ketua RT dapat menjadi kepanjangan tangan pemerintah untuk menyampaikan ke masyarakat melalui grup WhatsApp maupun di langgar, masjid, dan surau.
Melinda menyebut tantangan terbesar saat ini adalah mengubah budaya masyarakat yang selama ini merasa tidak bermasalah dengan sampahnya.
"Tantangan terbesar kita bersama adalah mengubah mentalitas dan budaya keluarga yang sudah merasa aman saja dengan sampahnya, tidak ada masalah tiba-tiba dia haruskan memilah. Itu akan menjadi mungkin beban tersendiri untuk warga. Namun walaupun bagaimana tantangan itu, hambatan itu tetap harus kita sampaikan," sebutnya.
Untuk mendukung program ini, DLH menilai Desa Semayap wajib memiliki TPS 3R.
"Kalau dari timbulan sampah wajib sih ada TPS 3R khususnya untuk desa semayap. Namun kita sesuaikan dengan kondisi keuangan daerah," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan skema pengelolaan sampah non-organik. Sampah tersebut akan diangkut ke TPST Megasari untuk diolah menjadi RDF atau Refuse Derived Fuel.
"Langsung ditumpuk di satu titik. Kemudian untuk yang sampah non-organik yang kami angkutkan ke TPST Megasari. Untuk menjadikan RDF," ungkapnya.
Melinda mengapresiasi antusiasme warga Desa Semayap. Ia menyebut desa ini memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi kedua di Kotabaru setelah Desa Stagen.
"Harapan saya, seluruh ketua RT bersemangat. Saya juga bangga dengan Pak Sis ya, RT 20. Sampai malam ini langsung lho. Desa semayap itu berarti benar IPM desa semayap itu kedua tertinggi setelah desa stagen, masyarakatnya disini sudah terdidik, sudah paham. Ketika disampaikan ini langsung masuk gitu. Itu luar biasa, Untuk semayap saya acungkan jempol," pungkasnya. (Faizal)

