Kadinkes Kotabaru Jelaskan Program Layanan Kesehatan
tumbakpost - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kotabaru, Erwin Simanjuntak ketika ditanya program imunisasi dan program kesehatan ibu dan anak mengatakan programnya pencegahan, penyuluhan-penyuluhan seperti pemberian program imunisasi, pemberian pengadaan surveillance.
"Ada namanya itu kita hanya preventif, yaitu penjagaan. Penjagaan itu misalnya berupa penyuluhan-penyuluhan, pemberian program imunisasi, pemberian pengadaan surveillance, survei misalnya sakit TB, survei terkait penyakit sifilis, survei terkait penyakit HIV, juga surveillance tentang malaria, supaya nggak terjadi malaria kita adakan penyuluhan juga," katanya, Selasa (3) 2/2026).
Ia juga mengatakan, saat musim hujan seperti sekarang ini diadakan penyuluhan melalui kader-kader.
"Misalnya kalau saat ini musim hujan kita adakan penyuluhan melalui kader-kader kita namanya kader jumantik, juga ada tukang-tukang jentik jentik daripada nyamuk," katanya.
Dia menjelaskan, banyak program pelayanan kesehatan khususnya rumah sakit dan puskesmas adalah UPT-nya bidang kesehatan.
"Itu sekarang rumah sakit maupun puskesmas adalah UPT-nya bidang kesehatan, semakin luas pekerjaan kita, banyak kita punya program-program untuk pelayanan kesehatan, jadi selain pencegahan, kita juga mengobati, kita juga melakukan penyembuhan, penyuluhan," terangnya.
Kalau perawatan intensif, lanjutnya, itu adanya di rumah sakit bagian ICU (inentsive Care Unit), kalau perawatan biasa itu di ruang biasa, di ruang bangsal di rumah sakit.
"Kalau perawatan intensif adanya di rumah sakit, namanya itu ICU, itu adalah Intensive Care Unit, jadi unit perawatan intensif itu ya, kalau yang untuk perawatan adanya di rumah sakit, misalnya kita ada pasien monitor, siapkan oksigen, kalau mau lihat itu bisa, namanya di ICU atau di SIC di rumah sakit Itu perawatan yang intensif. Jadi, beda perawatan biasa dan perawatan intensif. Kalau perawatan biasa itu di ruang biasa, di ruang bangsal, itu ada di rumah sakit," jelasnya.
Ia juga mengatakan untuk mengakses layanan kesehatan tinggal mengakses saja dari website-website yang ada di rumah sakit, dan puskesmas.
"Semuanya punya website-nya, rumah sakit juga punya, puskesmas juga punya. Yang penting itu, supaya masyarakat tahu bahwa setiap warga negara yang ber KTP Kotabaru, itu sudah ditanggung oleh APBD kita untuk berobat melalui program UHC (universal Health Coverage)," pungkasnya. (Faizal)
