DPRD

Siaga 24 Jam, BPBD Kotabaru Tangani 15 Titik Karhutla dan Gandeng Relawan Balakar

tumbakpost – Di tengah musim kemarau, BPBD Kabupaten Kotabaru meningkatkan kewaspadaan. Kepala Pelaksana BPBD Kotabaru, Hj. Melinda, memimpin langsung upaya pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan.

Langkah pertama yang ditekankan Melinda adalah pencegahan dari hulu. Ia mengimbau warga menghentikan tradisi bakar lahan.  

"Kami berharap kepada seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Kotabaru, dari mulai yang ada di perkotaan, sampai di desa, jangan membuka lahan dengan cara membakar," katanya.

Alasannya sederhana, api tidak bisa dikontrol.  

"Api itu tidak bisa diprediksi arahnya, angin kemana, kemudian tiba-tiba membesar, itu yang berbahaya," jelasnya.

Dampaknya sudah terasa. Tiga spot di Pulau Laut Timur membuat asap masuk ke perkotaan. Jika meluas, pencemaran udara akan semakin parah. Belum lagi potensi gagal panen jika kebun ikut terbakar.


Selama sepekan bertugas, Melinda mencatat 15 titik Karhutla sudah tertangani tim BPBD. 3 titik lainnya belum, salah satunya di Pulau Laut Timur karena medan sulit. Mayoritas kejadian ada di Pulau Laut Utara dan Pulau Laut Sigam.

"Keterbatasan sumber daya kami juga, personil, kemudian juga operasional," akunya.

BPBD, katanya, mengandalkan sinergi. Personel siaga 24 jam, anggaran digunakan seefisien mungkin, dan yang paling penting dukungan relawan.  

"Kami sangat terbantu sekali. Yang masuk ke hutan-hutan yang kecil-kecil itu malah Balakar duluan. Luar biasa. Makanya saya juga ingin ketemu dengan teman-teman relawan Balakar dan BPK," pungkas Melinda. (Faizal) 

Subscribe to receive free email updates: