DPRD

Kamal: Penetapan Awal Ramadan Menunggu Keputusan Pemerintah

 


tumbakpost - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kotabaru, H Ahmad Kamal, mengatakan penetapan awal Ramadhan menunggu keputusan pemerintah melalui sidang isbat Rukyatul Hilal yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama. 

"Bisa dilihat ya, dari pemerintahan Kementerian Agama pusat dari hasil sidang seperti namanya sidang penetapan dari Rukyatul Hilal. Pusat yang mengumpulkan seluruh ulama - ulama dan ahli hisab juga untuk menetapkan sebuah keputusan terkait dengan awal Ramadan," katanya, Rabu (4/2/2026). 

Ia mengatakan, ketentuan ibadah Ramadan secara ajaran agama Islam, yaitu menjaga tidak makan dan minum, tidak berhubungan badan di siang hari bagi suami istri dan lain-lain. 

"Tentu ini merupakan kewajiban individu dan tentunya juga bisa menambah nilai ibadah, dan beribadah sosial. Ketentuan ibadah Ramadan secara ajaran agama kan, kita menjaga tidak makan dan minum, tidak berhubungan badan di siang hari bagi suami istri kemudian juga menjaga dari sifat-sifat yang tercela," katanya. 

Ia menjelaskan program program untuk bulan Ramadhan, yaitu tentang pembinaan keagamaan masyarakat seperti lembaga pendidikan, lembaga keagamaan, maupun pengelola-pengelola masjid.

"Pada pembinaan keagamaan di masyarakat, kita bersinergi dengan beberapa lembaga pendidikan, lembaga keagamaan, maupun pengelola-pengelola masjid, melaksanakan pesantren kilat Ramadan misalnya di sekolah-sekolah, di madrasah-madrasah, kemudian juga di mesjid-mesjid atau di musala-musala," katanya. 

Ia menganjurkan untuk selalu tadarus Aquran bersama sama dengan para masyarakat atau tokoh agama setelah salat tarawih.

"Kemudian menganjurkan juga untuk selalu tadarus Alquran bersama-sama dengan para masyarakat, tokoh agama juga setelah pasca tarawih, jadi usahakan untuk bisa bersama-sama dengan yang lainnya, ikut tadarus Alquran," sarannya. 

Ia berharap kepada masyarakat agar di bulan Ramadan ini bisa meningkatkan ibadahnya kepada Allah SWT dalam berpuasa dan meningkatkan ibadah sosial.

"Harapan kepada masyarakat mudah-mudahan mampu melaksanakan beberapa  ramadhan ini untuk meningkatkan ibadahnya, ibadah kepada Allah dalam berpuasa, kemudian juga dalam meningkatkan ibadah sosial, kemudian juga memperbanyak tadarus Alquran, kemudian juga memperbaiki yang mungkin yang kurang-kurang dari sikap kita, diperbaiki dengan pembelajaran datangnya bulan ramadhan," pungkasnya. (Faizal) 

Subscribe to receive free email updates: