Program yang Dijalankan Disparpora Kotabaru

(Kadis Parpora Kotabaru, Sonny Tua Halomoan)
tumbakpost - Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan olahraga (Kadisparpora) Kotabaru Sonny Tua Halomoan mengatakan ada tiga program yang dijalankan, yaitu:
1. Promosi dan pemasaran.
2. Event pertunjukan dan ekonomi kreatif.
3. Pengembangan destinasi wisata.
"Jadi, destinasi wisata tahun ini tidak banyak yang dibangun karena efisiensi anggaran, jadi kita cukup merawat dan memelihara destinasi-destinasi wisata yang ada," katanya, Kamis (19/2/2026).
Sonny mengatakab ada 13 desa yang menjadi program wisata, disebut sebagai desa wisata.
1. Desa Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir.
2. Desa Sarang Tiung, Kecamatan Pulau Laut Sigam.
3. Desa Teluk Gosong, Kecamatan Pulau Laut Timur.
4. Desa Teluk Tamiang, Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar.
5. Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulau Laut Utara.
6. Desa Batuah, Kecamatan Pamukan Barat.
7. Desa Cantung Kiri Hulu, Kecamatan Hampang.
8. Desa Sungai Bulan, Kecamatan Pulau Laut Selatan.
9. Desa Tanjung Pangga, Kecamatan Kelumpang Selatan.
10. Desa Pulau kerayaan, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan.
11. Desa Gendang Timburu, Kecamatan Sungai Durian.
12. Desa Batang Kulur, Kecamatan Kelumpang Barat.
13. Desa Cantung Kiri Hilir, Kecamatan Kelumpang Hulu.
Untuk meningkatkan kualitas pariwisata, katanya, ada semboyan pariwisata, yaitu saptapesona.
"Kalau bicara meningkatkan kualitas itu semboyan di pariwisata itu kan Saptapesona, ada tujuh hal yang harus diingat dalam saptapesona itu, aman yang pertama. Jadi, misalnya di tempat wisata harus aman gitu, tertib, kemudian bersih. Tempat wisatanya harus bersih seperti kalian lihat kolam siring laut ini. Ini tetap perlu dikontrol kebersihan siring laut ini, jarang kan ada sampah berserakan. Itu cara-cara untuk kita menjaga atau memelihara kualitas di tempat wisata. Kemudian ramah, sejuk, dan yang terakhir kenangan," katanya.
Tantangan yang dihadapi untuk memajukan pariwisata ada dua, waktu tempuh dan kondisi sarana prasarananya.
"Ini yang pasti akses. Akses itu ada dua, waktu tempuh dan kondisi sarana prasarananya," tambahnya.
Infonya menurut para peneliti online, katanya, hasil pencarian tertinggi untuk tempat wisata pantai untuk daerah Kalsel, itu masih Teluk Tamiang. (Faizal)